Pulang dari Luar Negeri, Isolasi Mandiri Berapa Hari?

Melakukan perjalanan ke luar negeri tidak lagi sama setelah seluruh dunia dilanda pandemi COVID-19. Seseorang yang akan bepergian ke luar negeri harus memenuhi syarat yang pemerintah negara tujuan tetapkan. Begitu juga saat kembali ke Indonesia, mereka harus melakukan isolasi mandiri. Tapi apakah Anda tau isolasi mandiri berapa hari setelah kembali dari luar negeri?

Isolasi Mandiri Berapa Hari Setelah ke Luar Negeri?

WHO menghimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri jika Anda belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Karena risiko terpapar COVID-19 lebih besar jika Anda belum di vaksin dan Anda juga berisiko menyebarkan varian COVID-19.

Saat melakukan perjalanan ke luar negeri, meskipun sudah melakukan vaksin, Anda dapat tetap berisiko terpapar COVID-19. Baik itu saat di perjalanan atau saat di negara tujuan.

  • Saat akan memasuki Indonesia dari luar negeri, Anda harus menunjukkan hasil tes PCR negatif dari negara asal yang diambil dalam waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Dan saat tiba di Indonesia, harus kembali melakukan tes PCR serta melakukan karantina selama 8 hari.
  • Anda juga harus menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19. Dan wajib sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap.
  • Namun jika Anda belum divaksinasi, Anda wajib melakukan vaksin setelah selesai isolasi mandiri.
  • Isolasi mandiri dan tes PCR ditanggung pemerintah namun dengan syarat Anda harus berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia, mahasiswa atau pelajar atau pegawai pemerintah yang melakukan perjalanan dinas.
  • Namun, jika Anda melakukan perjalanan ke luar negeri karena tujuan wisata atau diluar kategori tersebut, Anda harus melakukan isolasi mandiri di hotel yang sudah pemerintah tentukan dengan biaya sendiri.
  • Pada hari ke tujuh saat isolasi mandiri, Anda harus kembali melakukan tes PCR.
  • Jika hasil tes negatif, maka isolasi mandiri Anda selama delapan hari sudah selesai.

Isolasi Mandiri jika Positif COVID-19

Jika hasil menunjukkan Anda positif COVID-19, Anda akan melakukan isolasi mandiri di tempat yang sudah pemerintah sediakan dengan biaya ditanggung pemerintah sepenuhnya.

Atau jika memungkinkan, Anda bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun dengan syarat, Anda memiliki kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya. Dan Anda mengalami COVID-19 tanpa gejala atau bergejala ringan.

Selama melakukan isolasi mandiri di rumah, Anda harus memantau semua gejala yang ada dan lakukan pemeriksaan suhu serta saturasi oksigen setiap hari.

Anda dapat bebas dari isolasi mandiri jika hasil tes PCR negatif. Menurut Kemenkes, Anda yang tanpa gejala atau memiliki gejala ringan, dapat bebas isolasi mandiri tanpa perlu melakukan tes PCR ulang dengan syarat Anda sudah melakukan isolasi selama 10 hari ditambah 3 hari guna meyakinkan jika benar-benar tidak ada lagi gejala.

Tips Melakukan Perjalanan saat Pandemi COVID-19

Jika sudah mengetahui isolasi mandiri berapa hari setelah melakukan perjalanan ke luar negeri selanjutnya Anda harus mengetahui panduan saat ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Berikut beberapa tips atau panduan dari WHO dan CDC:

  • Gunakan selalu masker dimanapun Anda berada, sering mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter dan hindari tempat ramai atau tempat yang memiliki ventilasi buruk.
  • Ketahui dan selalu ikuti aturan perjalanan COVID-19 yang pemerintah setempat buat.
  • Batalkan perjalanan jika Anda memiliki gejala seperti demam tinggi, batuk atau sesak napas.
  • Jika Anda memiliki gejala COVID-19 saat berada di perjalanan bepergian atau ketika tiba di tempat tujuan, segera beri tahu otoritas kesehatan setempat dan ikuti panduan mereka.
  • Saat ingin makan di restoran, hindari makan di dalam restoran yang berventilasi buruk. Jika memungkinkan, usahakan untuk membawa makanan pulang (takeaway).

Anda kini sudah mengetahui isolasi mandiri berapa hari setelah melakukan perjalanan. Usahakan untuk tidak bepergian ke negara dengan kasus positif tinggi dan selalu taat prokes dimanapun Anda berada.

Cara Pakai Microlax Gel Untuk Atasi Sulit BAB

Bagaimana cara memakai Microlax Gel? Microlax adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi sembelit atau kesulitan BAB.

Microlax gel hadir dalam bentuk gel yang tidak lengket dan berwarna. Obat ini memiliki sifat pencahar, kelompok obat untuk mengatasi susah buang air besar (BAB).

Sehingga, obat ini membantu melancarkan BAB karena bisa menurunkan tegangan permukaan feses dan secara bersamaan menyerap air ke dalam usus besar, sehingga feses menjadi lembek.

Microlax dapat digunakan pada orang dewasa, orang tua, anak-anak, dan wanita hamil, khususnya diberikan pada penderita yang harus tinggal di tempat tidur.

Selain itu, obat ini mudah didapat tanpa perlu menggunakan resep dokter. Lalu, bagaimana cara pakai Microlax Gel untuk atasi sulit BAB ini?

Baca Petunjuk Pemakaian

Selalu ingat untuk selalu membaca petunjuk pemakaian atau aturan pakai pada obat apapun. Jangan sampai menggunakan obat ini terlalu banyak, sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.

Dosis

Untuk orang dewasa, dosisnya adalah 1 tube untuk satu kali pemakaian. Isi 1 tube-nya sendiri adalah 5 ml.

Untuk anak-anak diatas 3 tahun, dosisnya adalah ½  tube.

Apabila ragu dengan dosis yang ingin digunakan, konsultasikan pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Aturan Pakai

Secara umum, cara memakai Microlax gel adalah sebagai berikut.

  • Cuci tangan terlebih dahulu sampai bersih.
  • Buka tutup kemasan atau tube.
  • Tekan tube perlahan hingga sebagian isi obat keluar.
  • Oleskan dan ratakan pada bagian luar dari pipa aplikator / cannula.
  • Masukan pipa ke dalam anus perlahan.
  • Tekan tube tersebut hingga seluruh isinya keluar sesuai dengan dosis yang ditentukan.
  • Cabut kembali pipa tersebut tanpa melepaskan tekanan pada tube.

Hal-Hal yang Harus Diwaspadai

Obat ini tidak bisa digunakan sembarangan. Beberapa hal penting yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini adalah.

  • Obat ini jangan digunakan pada penderita penyakit wasir akut dan penderita radang usus besar.
  • Beri tahu dokter jika punya alergi terhadap obat tertentu.
  • Informasikan obat apa yang sedang dikonsumsi, termasuk vitamin dan suplemen.
  • Konsultasikan gejala-gejala yang Anda alami apakah boleh mengkonsumsi Microlax di beberapa kondisi, seperti sakit perut, pusing, mual, atau demam.
  • Obat ini tidak disarankan untuk pemakaian jangka panjang.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah diare dan kekurangan cairan. Jika mengalami efek tersebut, atau efek samping tambahan lainnya, segera hubungi dokter atau tenaga medis.

Cara Menyimpan Microlax

  • Sebaiknya simpan Microlax pada suhu ruangan. 
  • Jangan sampai obat ini terkena paparan sinar matahari langsung. 
  • Jangan simpan obat di tempat yang lembab seperti di kamar mandi.
  • Selain itu, jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Demikian cara pakai Microlax Gel untuk atasi sulit BAB. Jika dirasa langkah-langkah ini menyulitkan, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain. 

Jika obat ini belum membuat kondisi Anda membaik atau malah memburuk, jangan ragu untuk segera hubungi dan konsultasi ke dokter.

Entrostop Anak Atasi Diare Pada Anak

Diare adalah sebuah kondisi di mana Anda buang air besar dengan feses encer beberapa kali dalam sehari. Kondisi ini biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah satu atau dua hari tanpa perawatan medis apapun.

Pada anak, diare dapat diatasi dengan memberikannya Entrostop anak. Diare yang terus menerus terjadi selama lebih dari 4 minggu (datang dan pergi) meskipun telah mendapatkan perawatan dianggap sebagai diare kronis. Saat diare terjadi selama beberapa hari, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi. Bayi dan anak-anak khususnya sangat rentan dalam menderita dehidrasi yang disebabkan karena diare.

Pada saat diare terjadi, tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan untuk dapat berfungsi dengan baik. Elektrolit adalah mineral yang mempengaruhi fungsi otot, jumlah air di dalam tubuh, dan keasaman darah. 

Hubungi dokter secepatnya apabila diare terjadi selama lebih dari 24 jam pada anak, terutama apabila diare ditemani dengan gejala lain seperti demam. Diare kronis dapat menyebabkan syok atau kerusakan organ pada bayi dan anak-anak. Sebelum memberikan obat seperti Entrostop anak untuk mengatasi diare, konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu.

Diare merupakan penyebab utama malnutrisi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Kebanyakan dari kasus tersebut disebabkan oleh air dan makanan yang terkontaminasi. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, anak usia di bawah 3 tahun akan mengalami kurang lebih episode diare tiga kali dalam satu tahun. Setiap insiden akan membuat anak kehilangan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Diare yang terjadi secara terus menerus akan menyebabkan nultrisi. Malnutrisi dapat menyebabkan siklus diare terus berjalan. Di seluruh dunia, diare merupakan penyebab kedua kematian anak usia di bawah 5 tahun. 

Apa yang menyebabkan kondisi ini?

Penyebab diare pada anak tidak selalu diketahui. Akan tetapi, penyebab umum kondisi ini di antaranya adalah terlalu banbyak mengonsumsi buah, penggunaan antibiotik atau obat-obatan lainnya (pada bayi atau ibu yang menyusui), alergi atau sensitivitas terhadap makanan tertentu, dan perubahan diet. Diare yang parah dapat disebabkan oleh penyakit radang usus, infeksi bakteri, infeksi virus, parasit, malnutrisi, makanan yang tidak higienis, dan lain-lain. 

Bayi biasanya akan memproduksi kotoran yang encer atau cair, sehingga kondisi ini tidak langsung perlu dikhawatirkan. Namun, peningkatan kotoran yang encer, terutama apabila ditemani dengan gejala lain seperti demam dan hidung tersumbat, dapat menjadi sebuah tanda adanya diare pada bayi dan anak-anak. Gejala lain diare yang perlu para orang tua perhatikan di antaranya adalah rasa nyeri atau kram pada perut, mual, perlu menggunakan toilet secepatnya, demam dan tubuh yang menggigil, serta dehidrasi. Dehidrasi adalah sebuah kondisi berbahaya di mana tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk dapat berfungsi dengan baik. Pada bayi dan anak-anak, dehidrasi dapat berubah menjadi lebih parah dengan cepat, dan menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius apabila tidak dirawat dan diobati dengan cepat. Komplikasi dari dehidrasi di antaranya adalah syok, kerusakan organ tubuh, dan koma. 

Gejala dehidrasi di antaranya adalah mulut yang kering, pipi yang cekung, tidak ada air mata ketika menangis, mudah rewel, kulit yang kering, dan kelelahan. Oleh karena diare dapat menyebabkan dehidrasi, penting bagi si kecil untuk mendapatkan cukup asupan air setiap harinya, serta menggunakan obat herbal Entrostop anak untuk meredakan gejala diare. Jika diare tidak kunjung sembuh, hubungi dokter. 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/diarrhea-in-children-diet#dehydration-symptoms

Mengenali Tanda-tanda Asam Lambung Sebelum Konsumsi Polysilane Sirup

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami masalah dengan pencernaannya. Biasanyanya ini terjadi karena adanya gangguan pada asam lambung. Ketika Anda merasakan adanya gejala dari kondisi sejenis ini, maka cobalah langsung mengatasinya dengan obat polysilane sirup.

Obat ini dilengkapi dengan sejumlah kandungan yang sudah terbukti ampuh mengatasi masalah pencernaan seperti kembung, gastritis, dan lain sebagainya. Kandungan-kandungan tersebut meliputi simetikon, aluminum hidroksida, serta magnesium hidroksida.

Kapan perlu mengonsumsi obat polysilane sirup?

Anda mungkin perlu mengenai beberapa tanda dari gejala kondisi gangguan pencernaan serta kenaikan asam lambung. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui kapan waktu yang paling tepat untuk menggunakan obat polysilane. 

Karena itu, kenalilah ciri-ciri dan gejala dari penyakit yang bisa diobati dengan obat polysilane, seperti:

  • Gastritis

Anda mungkin sudah cukup familiar dengan penyakit gastritis. Penyakit yang satu ini terjadi akibat peradangan pada lapisan lambung yang mengalami kerusakan. Rusaknya lapisan lambung ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, gaya hidup buruk, serta cedera.

Gastritis paling mudah dikenali dengan tanda terjadinya gangguan pencernaan, sakit perut yang terasa membakar, merasa sakit, dan merasa sangat kenyang atau kembung setelah makan. 

Biasanya, kondisi ini paling mudah diredakan dengan mengonsumsi obat sejenis antasida. Kebetulan, kandungan-kandungan dalam obat polysilane sirup termasuk sebagai jenis obat antasida.

  • Tukak lambung

Dalam istilah medis, tukak lambung dikenal juga dengan sebutan ulkus lambung. Ini adalah kondisi saat terdapat luka terbuka pada lapisan lambung Anda. 

Tukak lambung memiliki gejala berupa rasa sakit yang sangat parah, disertai dengan sensasi terbakar, di bagian tengah perut. Inilah yang juga sering dikenal sebagai gejala maag. 

Beberapa penderita tukak lambung juga bisa mengalami gejala tambahan berupa gangguan pencernaan, mulas, lemas dan merasa sakit. 

  • Peningkatan asam lambung

Berbagai gejala yang berkaitan dengan peningkatan asam lambung juga bisa diatasi dengan obat polysilane sirup ini. Kondisi ini terjadi ketika asam yang ada pada lambung naik ke tenggorokan, menyebabkan sensasi mual dan terbakar. 

Sensasi terbakar itu merupakan gejala paling utama dari peningkatan asam lambung. Tapi, selain itu, Anda juga akan merasakan gejala lain seperti adanya rasa asam di mulut, batuk, bau mulut, kembung, serta suara serak.

Gejala-gejala ini perlu Anda waspadai. Begitu merasakan adanya gejala, jangan ragu untuk langsung mengonsumsi obat polysilane sirup. Karena, bila dibiarkan, ini bisa menyebabkan radang lambung parah, tukak lambung, serta tukak usus dua belas jari.

Apakah ada efek samping dari penggunaan obat?

Adanya risiko efek samping seringkali menjadi kecemasan utama bagi sebagian besar pengguna obat. Pada dasarnya, risiko efek samping ini memang tidak bisa selalu dihindari, karena setiap obat pasti memiliki efek sampingnya  masing-masing.

Hanya saja, efek samping ini bisa diminimalisir apabila Anda mengonsumsinya dengan cara yang tepat, menyesuaikan dosis yang dianjurkan. Selain itu, Anda tidak perlu khawatir, karena obat polysilane memiliki efek samping yang cenderung ringan serta bisa membaik, seperti:

  • Otot yang terasa lemah
  • Kejang
  • Pusing dan sesak napas
  • Kehilangan kesadaran

Untuk menghindari efek samping ini, pastikan Anda tidak menggunakan obat ini secara berturut-turut selama lebih dari dua minggu. Selain itu, jangan berikan obat pada anak di bawah usia 6 tahun.

Apabila Anda adalah pasien yang sedang melakukan diet fosfor, maka Anda juga tidak dianjurkan untuk meminum obat polysilane sirup.

Tak Boleh Sembarangan, Ini Cara Pakai Caladine Lotion

Caladine Lotion sudah bertahun-tahun dipercaya sebagai pereda biang keringat paling ampuh yang melindungi kulit keluarga. Lotion yang satu ini dapat mengurangi kemerahan kulit yang terkena alergi sekaligus mengurangi rasa gatal. Tak hanya itu, Caladine Lotion juga memiliki efek sebagai antialergi, antiseptik, dan penyejuk kulit.

Caladine lotion merupakan lotion yang mengandung bahan aktif berupa 5% calamine, 10% zinc oxide, dan 2% diphenhydramine hydrochloride. Ketiga zat tersebut bermanfaat untuk meredakan gatal di kulit akibat alergi, iritasi, dan gigitan serangga. Lotion ini tergolong dalam obat jenis antihistamin, yaitu kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, dan biduran. 

Alergi pada kulit biasanya terjadi akibat adanya reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda tertentu. Reaksi tersebut dapat muncul dalam bentuk pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas. Beberapa contoh alergen adalah debu, kulit mati hewan peliharaan, kacang, gigitan serangga seperti kecoa, paparan ulat bulu, obat-obatan, tanaman (misalnya tanaman beracun), dan bahan lateks.

Caladine lotion termasuk produk dengan label dot biru sehingga tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang atau untuk anak di bawah usia 3 tahun.  Gunakan lotion ini sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan yaitu oleskan Caladine Lotion 2 sampai 4 kali sehari, sehingga lotion ini tidak boleh digunakan sembarangan meski obat ini tergolong bebas. Perhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakan Caladine Lotion.

Peringatan Sebelum Menggunakan Caladine Lotion:

  • Jangan menggunakan Caladine Lotion bila seseorang memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam produk ini;
  • Jangan mengoleskan Caladine Lotion pada kulit yang melepuh, mengelupas, atau mengeluarkan cairan;
  • Sebelum menggunakan Caladine Lotion, beri tahu dokter bila kamu merasakan demam atau mengalami keluhan lain sebelum muncul rasa gatal dan ruam di kulit;
  • Caladine Lotion hanya boleh digunakan ketika muncul rasa gatal;
  • Segera periksakan ke dokter bila muncul ruam atau rasa terbakar pada kulit setelah menggunakan Caladine Lotion;
  • Hentikan pengobatan bila gejala tidak membaik atau malah memburuk setelah menggunakan Caladine Lotion selama 7 hari.

Cara Menggunakan Caladine Lotion dengan Benar

  • Sebelum menggunakan Caladine Lotion, cuci tangan dan bersihkan area kulit yang gatal dengan air dan sabun terlebih dahulu. Setelah itu keringkan menggunakan handuk atau kain lembut;
  • Jangan menggunakan Caladine Lotion secara berlebihan. Penggunaan secara berlebihan tidak membuat gatal lebih cepat hilang, tetapi justru akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping;
  • Caladine Lotion hanya boleh digunakan di kulit. Hindari penggunaan di sekitar mata, mulut, kelamin, dan dubur. Bila Caladine tidak sengaja mengenai area-area tersebut, segera bilas dengan air bersih;
  • Kandungan diphendydramine dalam Caladine Lotion bisa bereaksi terhadap panas. Jangan menggunakan Caladine Lotion di dekat api atau saat sedang merokok;
  • Simpan Caladine Lotion dalam suhu kamar. Jangan menyimpannya di tempat yang panas atau terlalu dingin, seperti di dalam kulkas. Pastikan selalu jauhkan produk dari jangkauan anak;
  • Jangan lupa untuk mencuci tangan kembali dengan air dan sabun setelah menggunakan Caladine Lotion, kecuali bila obat ini memang digunakan di telapak tangan.

Caladine lotion termasuk produk farmasi berkategori C yang mana obat ini dapat berisiko apabila digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. Sehingga obat ini hanya dapat digunakan jika perlu. Obat kategori ini bisa berdampak buruk pada janin namun biasanya dampaknya bisa membaik kembali.

Walaupun Caladine Lotion aman digunakan, namun seseorang tetap perlu berhati-hati karena kandungan diphenhydramine hydrochloride, calamine, dan zinc oxide di dalam Caladine Lotion bisa menimbulkan reaksi alergi. Segera periksakan ke dokter apabila muncul alergi obat yang membuat keadaan alergi justru semakin parah. 

Perbedaan Harga Minyak Telon Konicare Berdasarkan Isi & Varian

Konicare mempersembahkan rangkaian produk yang terbuat dari bahan herbal dengan kualitas terbaik. Informasi itu terpampang di laman resmi produk dan bisa dibaca siapa saja yang berkunjung ke sana. Konicare punya banyak macam produk, salah satunya adalah minyak telon. Di laman yang sama pula kita bisa menemukan harga Minyak Telon Konicare berdasarkan varian dan kuantitas.

Konicare memang identik dengan produk baby care atau perawatan bayi. Selain minyak telon, salah satu brand milik Konimex ini juga memproduksi minyak kayu putih, gel pembersih tangan, gel pengurang gatal, minyak bayi atau baby oil, bedak cair, krim untuk popok, bedak biang keringat, dan lain sebagainya.

Minyak telon jadi salah satu produk yang punya banyak varian. Setidak-tidaknya Konicare mengeluarkan tiga macam minyak telon ke pasaran. Pertama adalah minyak telon “murni” atau “orisinal”; kedua adalah minyak telon “plus”; dan yang ketiga adalah minyak telon “extra lemongrass”.

Harga Minyak Telon Konicare ini tentu berbeda-beda. Selain varian, jumlah isi (berdasarkan kemasan) juga menjadi faktor yang membedakan harga. Nah, untuk informasi lebih lanjut terkait varian dan harga Minyak Telon Konicare secara lebih lengkap bisa dibaca di bawah ini:

  • Minyak Telon Konicare 

Ini yang dimaksud atau disebut sebagai the origin atau produk asli. Produk ini memanfaatkan Oleum cocos atau minyak kelapa sebagai base-nya. Jumlah minyak kelapa ini mencapai setengah dari keseluruhan atau 50%. Sementara sisanya, 48%, merupakan porsi dari Oleum cajuputi atau minyak kayu putih dan 8 persennya terdapat Oleum anisi atau minyak adas manis.

Produk ini hadir dalam kemasan 30 mililiter, 60 mililiter, dan 125 mililiter. Harga Minyak Telon Konicare varian ini dibanderol Rp14.525 untuk ukuran 30 ml; Rp 24.600 untuk kemasan 60 ml; dan Rp49.100 per botol ukuran 125 mililiter.

  • Minyak Telon Konicare Plus

Produk ini punya manfaat utama melindungi bayi dari gangguan gigitan nyamuk dan serangga selama lebih dari 8 jam, menghangatkan tubuh bayi dengan keharuman telon yang khas bayi, dan dijamin halal. 

Produk ini tercipta berkat campuran 3 bahan alami seperti yang tertulis di atas, ditambah dua bahan herbal lainnya. Yakni, Oleum lavandulae atau minyak lavender dan Oleum geranii atau minyak geranium.

Sama seperti varian sebelumnya, Minyak Telon Konicare Plus juga dalam kemasan botol 30 ml, 60 ml, dan 125 ml. Untuk harganya, kemasan 125 ml dijual Rp 56.400; kemasan 60 ml dihargai Rp28.200 per botol; Serta Rp16.700 untuk ukuran ekonomis 30 mililiter.

  • Minyak Telon Konicare Xtra Lemongrass

Konicare Minyak Telon Extra Lemongrass memberikan rasa hangat pada tubuh bayi, meredakan perut kembung dan masuk angin, serta membantu mencegah gigitan nyamuk atau serangga yang efektif selama 8 jam. Aroma lemongrass atau sereh yang segar memberikan efek relaksasi dan menenangkan.

Komposisi dari varian ini cukup berbeda dengan dua varian lainnya. Minyak kayu putih dan minyak kelapa masih ada, tetapi komposisinya berubah. Minyak kayu putih hanya sekitar 35% saja dan minyak kelapa lebih banyak, tepatnya 57,6%.

Sisanya, Konicare memanfaatkan minyak sereh atau Oleum cymbopogon sebanyak 7% serta Oleum citrus paradisi atau yang dikenal sebagai minyak jeruk bali. Kadarnya memang sedikit atau cuma 0,4% saja, tetapi keberadaannya cukup membuat produk ini jadi kaya akan aroma.Varian ini hanya tersedia dalam kemasan 125 ml dan 60 ml saja. Harga Minyak Telon Konicare Xtra Lemengrass masing-masing adalah Rp 56.400 dan Rp 28.200 per botol.  Atas banyaknya pilihan yang diberikan Konicare, tentu saja membuat konsumen jadi lebih leluasa menyesuaikan kebutuhan. Jadi, kamu mau beli Minyak Telon Konicare yang mana?